Rabu, 10 Mei 2017

TOTAL SYNTHESIS OF EUSIDERIN K AND EUSIDERIN J

Bulian (Eusideroxylon zwagerii T.et B) merupakan salah satu komoditas hutan yang sudah lama dikenal oleh masyarakat Jambi, Sumatera Selatan dan Kalimantan. Penduduk di daerah ini menyebutnya bulian, ulin, talin atau unglen. Tumbuhan ini tumbuh di habitatnya yang berupa hutan-hutan dataran rendah hingga mencapai ketinggian 400 m di atas permukaan laut, pada tanah-tanah yang mudah meresap air. Kayu bulian dapat dimanfaatkan sebagai bahan bangunan, perumahan, perlengkapan rumah tangga maupun sebagai bahan baku bebarapa jenis souvenir di kawasan Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan juga ke daerah-daerah di Indonesia bahkan sampai ke mancanegara. Tumbuhan ini dapat tumbuh pada daerah rawa, yang menyebabkan kayu ini memiliki kualitas kelas kuat I dan kelas awet I sehingga dikenal sebagai kayu besi (iron wood) (Masano, 1984). Secara sosial dapat dikatakan, bahwa bulian adalah kebanggaan masyarakat Jambi. Hampir tidak ada masyarakat Jambi yang belum pernah mendengar kayu bulian. Kayu ini begitu penting sehingga hampir tidak bisa dipisahkan dari kehidupan ekonomi, sosial dan budaya masyarakat Jambi Keunggulan bulian sebagai bahan bangunan belum dapat digantikan oleh kayu jenis lainnya. Dilihat dari sifat fisik bulian lebih tahan terhadap perubahan cuaca, air laut, serangan serangga dan cendawan

Menurut, Hobbs dan King 1960 Eusiderin A(1) merupakan turunan neolignan langka yang pertama kali diisolasi dari tumbuhan Eusideroxylon zwagery bersama-sama dengan eusiderin B dan C, serta untuk pertama kalinya bahwa adanya metabolit sekunder pada tanaman bulian, dimana ditemukannya senyawa turunan neolignin yang disebut eusiderin pada kayu bulian. Senyawa ini diduga bersifat antifeedant yang menyebabkan kayu bulian tidak dimakan rayap. Sedangkan menurut J. Xiaobi 2001, Eusiderin K dan Eusiderin J Pada Gambar dibawah merupakan dua neolignans isolated dari kulit dan kelopak Licaria chrysophylla. Yang termaksdu jenis produk alami yang mengandung cincin 1,4-benzodioxane memiliki sitotoksik, hepatoprotektif, 2 dan aktivitas biologis lainnya.

Berdasarkan Penelitian Syamsurizal dkk (2001) Isolasi senyawa kimia dapat dilakukan dengan menggunakan beberapa pelarut kimia, diantaranya benzen dan dietil etertelah berhasil mengisolasi lima senyawa murni yang terkandung dalam kayu bulian (E. zwagerii), yaitu dua senyawa turunan neolignan jenis benzodioksan, satu senyawa jenis bisiklo (3,2,1) oktanoid neolignan, satu senyawa turunan alkaloid aporfin dan satu senyawa turunan alkaloid fenantren. Kandungan berbagai jenis bahan kimia, terutama alkaloid yang belum diisolasi yang terdapat pada kayu bulian sangat berpotensi untuk diungkapkan sebagai sumber bahan kimia untuk pengembangan obat-obatan modern dan insektisida. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan dan menidentifikasi senyawa alkaloid yang bersifat antimakan yang terkandung dalam kayu bulian.
Pada skema sintesis yang dapat dilakukan pada pyrogallol diubah menjadi trimetil pirrogallol. Pada perlakuan 2 dengan ZnCl2 dan asam propionat memberikan 2,6 - dimetoksi fenol pada 81 %. Sedangkan senyawa 4, hasil kuantitatif dengan reaksi pada perlakuan 3 dmenggunakn alil bromida, diajukan ke Claisen Rearrangement dalam tabung tertutup untuk memberi hasil kurang lebih  99%. Senyawa 5 direaksikan dengan PdCl2 dalam metanol ke senyawa ff ord menghasilkan 88%. Sintesis unit lainnya juga dimulai dari pirrogallol, yang secara selektif dilindungi oleh (CH3) 2SO4 di bawah perlindungan Na2B4O7 10H2O. Senyawa Eusiderin K sebagai campuran isomer cis dan trans cis. 1: 7 dengan 1 HMR  8 dengan perak oksida sebagai reagen pengoksidasi. Kemudian Eusiderin K dilindungi oleh CH3I dalam kondisi dasar ke ff ord trans Eusiderin J. Dalam reaksi ini, isomer cis diubah menjadi isomer trans secara eksklusif dalam kondisi dasar.



Hobbs J.J and King F.E., 1960. The Chemistry of Extractives from Hardwoods. Eusiderin, a possible Byproduct of Lignin Syntesis in Eusideroxylon zwagery Journal of Chemistry Society 4732-8.
Syamsurizal, Harizon, Afrida. 2001. Eksplorasi Potensi Kimia Pada Tanaman Bulian (Eusideroxylon zwagwry). Laporan Hasil Penelitian DCRG URGE.
J. Xiaobi,  et al . 2001. TOTAL SYNTHESIS OF EUSIDERIN K AND EUSIDERIN J. Department of Chemistry,  National Laboratory  of Applied Organic Chemistry, Lanzhou University, Lanzhou

29 komentar:

  1. Mengapa kedua Eusiderin K dan J, sama - sama memiliki bentuk trans dan tidak Cis ya ?

    BalasHapus
  2. Dimanakah senyawa eusuderin terdapat secara alami di alam?

    BalasHapus
  3. apa prinsip dari reaksi penataan ulang claisen?

    BalasHapus
    Balasan
    1. -1,2-penataan ulang
      -reaksi perisiklik
      -metatesis olefin

      Hapus
  4. tuliskan metode lain selain metode claisen ?

    BalasHapus
  5. Apakah bisa Eusiderin K dan Eusiderin J diisolasi dari tumbuhan lain, selain dari Licaria chrysophylla?

    BalasHapus
    Balasan
    1. untuk saat ini ditemukannya senyawa turunan neolignin yang disebut eusiderin pada kayu bulian. Senyawa ini diduga bersifat antifeedant yang menyebabkan kayu bulian tidak dimakan rayap Menurut Scharai-Rad dan Sulistyobudi (1985), kayu bulian mempunyai dinding sel dan serat yang sangat tebal serta sel dipenuhi dengan ekstratif.

      Hapus
  6. dimana letak perbedaan eusiderin J dan eusiderin K ini? dan reaksi apa yang mempengaruhi?

    BalasHapus
  7. Apakah sintesis senyawa eusiderin ini menggunakan gugus pelindung ? Jika iya sebutkan gugus pelindung yang digunakan
    Terimakasih

    BalasHapus
  8. Reagenbapa saja yang digunakan dalam mensintesis senyawa ini ?

    BalasHapus
  9. Apa saja aktivitas dari eusiderin k dan j ini?

    BalasHapus
    Balasan
    1. sitotoksik, hepatoprotektif dan aktivitas biologis lainnya.

      Hapus
  10. Rekasi lain yang dapat dilakukan dengan metode claisen ini seperti apa? Mohon jelaskan

    BalasHapus
  11. dapatkah anda jelaskan perbedaan masing-masing eusiderin secara ringkas?

    BalasHapus
  12. Mengapa perlu dilakukan sintesis terhadap eusiderin K dan J?

    BalasHapus
  13. mengapa dilakukan perlindungan dengan boraks pada sintesis senyawa eusiderin?

    BalasHapus
  14. Jelaskan fungsi K2Co3 dalam sintesis senyawa 6 ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. menyingkirkan brom dari aril shingga mnghsilkan nukleofil

      Hapus
  15. Bagaimana dengan perbedaan kelarutan dari senyawa eusiden K dan J?

    BalasHapus
  16. tolong sebutkan tumbuhan apa saja yang terdapat senyawa eusiderin k and j ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. untuk saat ini ditemukannya senyawa turunan neolignin yang disebut eusiderin pada kayu bulian. Senyawa ini diduga bersifat antifeedant yang menyebabkan kayu bulian tidak dimakan rayap Menurut Scharai-Rad dan Sulistyobudi (1985), kayu bulian mempunyai dinding sel dan serat yang sangat tebal serta sel dipenuhi dengan ekstratif.

      Hapus