Bulian
(Eusideroxylon zwagerii T.et B)
merupakan salah satu komoditas hutan yang sudah lama dikenal oleh masyarakat
Jambi, Sumatera Selatan dan Kalimantan. Penduduk di daerah ini menyebutnya
bulian, ulin, talin atau unglen. Tumbuhan ini tumbuh di habitatnya yang berupa
hutan-hutan dataran rendah hingga mencapai ketinggian 400 m di atas permukaan
laut, pada tanah-tanah yang mudah meresap air. Kayu bulian dapat dimanfaatkan
sebagai bahan bangunan, perumahan, perlengkapan rumah tangga maupun sebagai
bahan baku bebarapa jenis souvenir di kawasan Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan
juga ke daerah-daerah di Indonesia bahkan sampai ke mancanegara. Tumbuhan ini
dapat tumbuh pada daerah rawa, yang menyebabkan kayu ini memiliki kualitas
kelas kuat I dan kelas awet I sehingga dikenal sebagai kayu besi (iron wood)
(Masano, 1984). Secara sosial dapat dikatakan, bahwa bulian adalah kebanggaan
masyarakat Jambi. Hampir tidak ada masyarakat Jambi yang belum pernah mendengar
kayu bulian. Kayu ini begitu penting sehingga hampir tidak bisa dipisahkan dari
kehidupan ekonomi, sosial dan budaya masyarakat Jambi Keunggulan bulian sebagai
bahan bangunan belum dapat digantikan oleh kayu jenis lainnya. Dilihat dari
sifat fisik bulian lebih tahan terhadap perubahan cuaca, air laut, serangan
serangga dan cendawan
Menurut,
Hobbs dan King 1960 Eusiderin A(1) merupakan turunan neolignan langka yang
pertama kali diisolasi dari tumbuhan Eusideroxylon zwagery bersama-sama dengan
eusiderin B dan C, serta untuk pertama kalinya bahwa adanya metabolit sekunder
pada tanaman bulian, dimana ditemukannya senyawa turunan neolignin yang disebut
eusiderin pada kayu bulian. Senyawa ini diduga bersifat antifeedant yang
menyebabkan kayu bulian tidak dimakan rayap. Sedangkan menurut J. Xiaobi 2001, Eusiderin
K dan Eusiderin J Pada Gambar dibawah merupakan dua neolignans isolated dari
kulit dan kelopak Licaria chrysophylla.
Yang termaksdu jenis produk alami yang mengandung cincin 1,4-benzodioxane
memiliki sitotoksik, hepatoprotektif, 2 dan aktivitas biologis lainnya.
Berdasarkan
Penelitian Syamsurizal dkk (2001) Isolasi senyawa kimia dapat dilakukan dengan
menggunakan beberapa pelarut kimia, diantaranya benzen dan dietil etertelah
berhasil mengisolasi lima senyawa murni yang terkandung dalam kayu bulian (E. zwagerii), yaitu dua senyawa turunan
neolignan jenis benzodioksan, satu senyawa jenis bisiklo (3,2,1) oktanoid
neolignan, satu senyawa turunan alkaloid aporfin dan satu senyawa turunan
alkaloid fenantren. Kandungan berbagai jenis bahan kimia, terutama alkaloid
yang belum diisolasi yang terdapat pada kayu bulian sangat berpotensi untuk
diungkapkan sebagai sumber bahan kimia untuk pengembangan obat-obatan modern
dan insektisida. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan dan menidentifikasi
senyawa alkaloid yang bersifat antimakan yang terkandung dalam kayu bulian.
Pada skema sintesis yang dapat dilakukan pada
pyrogallol diubah menjadi trimetil pirrogallol. Pada perlakuan 2 dengan ZnCl2
dan asam propionat memberikan 2,6 - dimetoksi fenol pada 81 %. Sedangkan
senyawa 4, hasil kuantitatif dengan reaksi pada perlakuan 3 dmenggunakn alil
bromida, diajukan ke Claisen Rearrangement dalam tabung tertutup untuk memberi
hasil kurang lebih 99%. Senyawa 5 direaksikan
dengan PdCl2 dalam metanol ke senyawa ff ord menghasilkan 88%.
Sintesis unit lainnya juga dimulai dari pirrogallol, yang secara selektif
dilindungi oleh (CH3) 2SO4 di bawah
perlindungan Na2B4O7 10H2O. Senyawa
Eusiderin K sebagai campuran isomer cis dan trans cis. 1: 7 dengan 1 HMR 8 dengan perak oksida sebagai reagen
pengoksidasi. Kemudian Eusiderin K dilindungi oleh CH3I dalam
kondisi dasar ke ff ord trans Eusiderin J. Dalam reaksi ini, isomer cis diubah
menjadi isomer trans secara eksklusif dalam kondisi dasar.
Hobbs J.J and King F.E., 1960.
The Chemistry of Extractives from Hardwoods. Eusiderin, a possible Byproduct of
Lignin Syntesis in Eusideroxylon zwagery Journal
of Chemistry Society 4732-8.
Syamsurizal, Harizon, Afrida.
2001. Eksplorasi Potensi Kimia Pada Tanaman Bulian (Eusideroxylon zwagwry). Laporan Hasil Penelitian DCRG URGE.
J.
Xiaobi, et al . 2001. TOTAL SYNTHESIS OF EUSIDERIN K
AND EUSIDERIN J. Department of Chemistry, National Laboratory of
Applied Organic Chemistry, Lanzhou University, Lanzhou

Mengapa kedua Eusiderin K dan J, sama - sama memiliki bentuk trans dan tidak Cis ya ?
BalasHapusDimanakah senyawa eusuderin terdapat secara alami di alam?
BalasHapuspada kayu bulian
Hapusapa prinsip dari reaksi penataan ulang claisen?
BalasHapus-1,2-penataan ulang
Hapus-reaksi perisiklik
-metatesis olefin
tuliskan metode lain selain metode claisen ?
BalasHapusmetode Wagner-Meerwein dan metode beckmann
HapusApakah bisa Eusiderin K dan Eusiderin J diisolasi dari tumbuhan lain, selain dari Licaria chrysophylla?
BalasHapusuntuk saat ini ditemukannya senyawa turunan neolignin yang disebut eusiderin pada kayu bulian. Senyawa ini diduga bersifat antifeedant yang menyebabkan kayu bulian tidak dimakan rayap Menurut Scharai-Rad dan Sulistyobudi (1985), kayu bulian mempunyai dinding sel dan serat yang sangat tebal serta sel dipenuhi dengan ekstratif.
Hapusdimana letak perbedaan eusiderin J dan eusiderin K ini? dan reaksi apa yang mempengaruhi?
BalasHapusgugus alkohol dan metoksi
HapusApakah sintesis senyawa eusiderin ini menggunakan gugus pelindung ? Jika iya sebutkan gugus pelindung yang digunakan
BalasHapusTerimakasih
iya
Hapusgugus pelindung (CH3)2SO4
Reagenbapa saja yang digunakan dalam mensintesis senyawa ini ?
BalasHapusZnCl2
HapusApa saja aktivitas dari eusiderin k dan j ini?
BalasHapussitotoksik, hepatoprotektif dan aktivitas biologis lainnya.
HapusRekasi lain yang dapat dilakukan dengan metode claisen ini seperti apa? Mohon jelaskan
BalasHapusdapatkah anda jelaskan perbedaan masing-masing eusiderin secara ringkas?
BalasHapusgugus alkohol dan metoksi
HapusMengapa perlu dilakukan sintesis terhadap eusiderin K dan J?
BalasHapuskarna bermanfaat dbidang kesehatan
Hapusmengapa dilakukan perlindungan dengan boraks pada sintesis senyawa eusiderin?
BalasHapuskarena untuk melindungi proteksi
HapusJelaskan fungsi K2Co3 dalam sintesis senyawa 6 ?
BalasHapusmenyingkirkan brom dari aril shingga mnghsilkan nukleofil
HapusBagaimana dengan perbedaan kelarutan dari senyawa eusiden K dan J?
BalasHapustolong sebutkan tumbuhan apa saja yang terdapat senyawa eusiderin k and j ?
BalasHapusuntuk saat ini ditemukannya senyawa turunan neolignin yang disebut eusiderin pada kayu bulian. Senyawa ini diduga bersifat antifeedant yang menyebabkan kayu bulian tidak dimakan rayap Menurut Scharai-Rad dan Sulistyobudi (1985), kayu bulian mempunyai dinding sel dan serat yang sangat tebal serta sel dipenuhi dengan ekstratif.
Hapus